Suatu kehormatan buat SMAPA bisa menjadi tuan rumah dalam kunjungan Adiwiyata dari SMAN 1 Grati, 4 Januari 2011 lalu. Mungkin juga, merupakan ‘pemanasan’ bagi tim Adiwiyata SMAPA untuk memberikan yang terbaik pada penilaian Adiwiyata tahun 2011 ini, yang kemungkinan dilaksanakan sekitar bulan Maret mendatang. Tentunya, kontribusi positif juga buat Smapa atas kesan dan masukan yang mereka berikan buat SMAPA.
Sedangkan SMAN 1 Grati adalah Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional, sama seperti SMAPA sendiri. Tetapi, nilai Smapa lebih tinggi pada penilaian Adiwiyata tahun 2010 kemarin. Applous dulu dong buat SMAPA!!! Mereka memang sengaja berkunjung ke SMAPA untuk belajar adiwiyata ala SMAPA, yang pastinya demi mencapai nilai yang maksimal pada Penilaian Adiwiyata tahun ini. Tak hanya itu, mereka juga mau meniru pembangunan gazebo di lingkungan sekolah kita. Bahkan, ada indikasi bahwa mereka juga akan belajar tentang cara pembuatan log jamur pada sekolah kita. Hal itu merupakan hal positif yang dapat kita berikan dan dinilai sangat baik oleh mereka.
“ Kita bersyukur bahwa ada sekolah lain yang studi banding ke sekolah kita. Banyak yang dinilai positif dari siswa maupun bapak dan ibu gurunya. Namun, ada beberapa hal yang perlu dibenahi juga, “ ujar bapak Hendrawan selaku Pembina Adiwiyata SMAPA. Menurut beliau, kondisi tempat sampah yang disediakan di SMAPA sangat memperihatinkan, tentulah hal ini menjadi kendala, pasalnya tempat sampah tersebut belum dimaksimalkan fungsinya dan masih banyak siswa yang membuang sampah tidak sesuai dengan jenisnya.
Selain itu, Smapa yang juga pernah menjadi tuan rumah kunjungan dari SMAN Plus 17 Palembang terkait kunjungan Adiwiyata dan kurikulum sekolah. Namun, dalam pelaksanaannya memiliki berbagai kendala. Sebagai sekolah Adiwiyata, tentunya SMAPA harus selalu siap saat ada kunjungan kapanpun walau dengan persiapan yang minim sekalipun. Kendala utama adalah kesadaran diri terhadap kebersihan lingkungan yang kurang, sehingga membuat Pak Kebun dan Tim Adiwiyata harus bekerja ekstra untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Apalagi kesadaran merawat, memelihara dan mengembangkan tanaman yang ada di depan kelas sedang surut. Hal ini, membuat kerja Tim Adiwiyata bejibun. Wadduuhh … ,padahal sebentar lagi kira-kira bulan Maret akan ada Penilaian Adiwiyata kembali. Tentunya, pasti akan maksimal apabila didukung oleh seluruh warga sekolah dan Sobat sekalian. “ Menurut saya, kunjungan kemarin sangat positif sekali. Yang pertama, kita bisa saling bersilaturahmi dengan sekolah lain. Kemudian, kita juga bisa mendonorkan ilmu kita tentang Adiwiyata kepada sekolah lain,” begitulah tutur dari Fernanda Bayu sebagai Ketua Adiwiyata SMAN 4 Probolinggo. Siswa yang berasal dari kelas XI IPS 2 ini, juga menyatakan bahwa SMAPA dinilai sangat bagus oleh SMAN 1 Grati, pasalnya saat pertama kali masuk ke sekolah tercinta ini, mereka disambut oleh sejuknya udara dari rimbunnya pepohonan di sekolah kita. Tak hanya itu, pujian demi pujian mereka lontarkan buat SMAPA. Bahkan, Kepala Sekolah SMAN 1 Grati menuturkan bahwa mereka ingin mencontoh sekolah ini, Wow..satu kebanggaan lagi tentunya bagi SMAPA.
Selain itu, Meta yang merupakan Kader lingkungan II Adiwiyata SMAPA mengatakan, “ Kunjungan adiwiyata itu baik dengan tujuan yang baik. Sekolah sana bisa membandingkan sama sekolah sini. Intinya, SMAPA menerima dengan baik dan bisa menjadi dampak positif buat SMAPA. Jadi, kita bisa tahu kelebihan dan kekurangan kita. Sehingga, dari kelebihan kita, kita bisa kembangkan lagi dan dari kekurangan kita, kita bisa perbaiki.” . Siswa kelas X4 ini, juga menambahkan bahwa warga SMAPA yang kurang berhemat pada sumber daya air juga menjadi kendala dalam kunjungan kemarin. Oleh karena itu, wajib dibenahi.